Sebagai upaya mendorong peran generasi muda dalam mendukung pengembangan ekonomi desa, mahasiswa GIAT 16 Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan program kerja kelompok berupa *Sosialisasi Branding dan Digitalisasi UMKM bersama Karang Taruna Desa Bandongan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 2 Agustus 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di *Padepokan Manunggal Budaya, Desa Bandongan. Sosialisasi diikuti oleh anggota Karang Taruna Desa Bandongan yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya branding dan digitalisasi dalam mendukung perkembangan UMKM. Di era persaingan yang semakin kompetitif, sebuah usaha tidak hanya dituntut memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga mampu membangun identitas usaha yang kuat serta memanfaatkan teknologi digital sebagai media promosi dan pemasaran. Melalui sosialisasi ini, Karang Taruna diharapkan dapat menjadi mitra sekaligus penggerak dalam membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa GIAT 16 UNNES menjelaskan konsep dasar branding, mulai dari membangun identitas merek, menentukan target pasar, hingga pentingnya desain kemasan dan logo yang menarik agar produk lebih mudah dikenali oleh konsumen. Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai digitalisasi UMKM, seperti pemanfaatan media sosial, pembuatan konten promosi, penggunaan platform digital, serta strategi pemasaran yang efektif untuk memperluas jangkauan pasar.
Sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Anggota Karang Taruna aktif berdiskusi mengenai peluang yang dapat dilakukan untuk membantu mempromosikan produk-produk UMKM di Desa Bandongan melalui media digital. Berbagai ide dan masukan turut disampaikan oleh peserta sebagai bentuk komitmen untuk mendukung kemajuan UMKM di lingkungan desa. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya semangat generasi muda dalam berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi lokal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Karang Taruna Desa Bandongan dapat menjadi agen perubahan yang mampu mendampingi dan mendorong pelaku UMKM dalam memanfaatkan branding dan digitalisasi sebagai strategi pengembangan usaha. Sinergi antara Karang Taruna, pemerintah desa, pelaku UMKM, dan mahasiswa GIAT 16 UNNES diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Desa Bandongan.